Friday , September 22 2017
Home / News / Teknologi Li-Fi 100 kali Lebih Cepat Dari Wi-Fi

Teknologi Li-Fi 100 kali Lebih Cepat Dari Wi-Fi

Li-Fi

Saatnya untuk beralih dari Wi-Fi ke Li-Fi. sebuah teknologi alternatif yang 100 kali lebih cepat dari kecepatan rata-rata Wi-Fi.

Para ilmuwan baru saja menguji teknologi nirkabel baru yang disebut Li-Fi untuk pertama kalinya dan mencapai kecepatan nirkabel yang luar biasa yang 100 kali lebih cepat dari kecepatan WiFi saat ini.

Apa itu Li-Fi ?

Li-Fi adalah teknologi nirkabel baru yang mentransmisikan data berkecepatan tinggi menggunakan cahaya (yaitu Terlihat Komunikasi Cahaya atau VLC) daripada band radio.

Singkatnya, Li-Fi adalah alternatif Super Cepat untuk Wi-Fi.

Awal tahun ini, para ilmuwan mencapai kecepatan 224 gigabit per detik (Gbps) di laboratorium menggunakan Li-Fi. teknologi ini dipercaya memiliki potensi untuk mengubah segala sesuatu tentang cara kita menggunakan Internet saat ini.

Li-Fi 100 kali lebih cepat daripada Wi-Fi

Sebuah perusahaan startup Estonia disebut Velmenni mengambil teknologi  laboratorium ini ke kantor-kantor di dunia nyata, dan lingkungan industri di Tallinn untuk pertama kalinya dan, percayalah teknologi Li-Fi ini benar-benar cepat.

Perusahaan ini mampu mengirimkan data pada 1GB per detik, yang hampir 100 kali lebih cepat dari kecepatan Wi-Fi.

Kami sedang melakukan proyek percontohan beberapa di industri yang berbeda di mana kita dapat memanfaatkan teknologi VLC,” CEO Velmenni ini Deepak Solanki mengatakan IBTimes UK.

Saat ini kami telah merancang solusi pencahayaan yang cerdas untuk lingkungan industri dimana komunikasi data dilakukan melalui cahaya. Kami juga melakukan proyek percontohan dengan klien pribadi di mana kita sedang menyiapkan jaringan Li-Fi untuk mengakses Internet di ruang kantor kami. ”

Tidak seperti sinyal jaringan Wi-Fi, Li-Fi didasarkan pada cahaya dan tidak dapat menembus dinding, yang membuatnya lebih aman dari sniffing eksternal. Sementara itu, juga berarti ada gangguan kurang dari perangkat lain.

Siapa yang menemukan Li-Fi?

Teknologi Li-Fi berasal pada tahun 2011 oleh fisikawan Jerman Harald Haas, yang menguraikan ide menggunakan bola lampu sebagai router nirkabel saat TED Talk. Dia menunjukkan bahwa dengan cahaya berkedip-kedip dari LED, orang bisa mengirimkan data lebih dari menara seluler.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You might also likeclose
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates