Wednesday , November 22 2017
Home / News / Israel Temukan Cara Hack Komputer Dengan Sinyal Radio FM

Israel Temukan Cara Hack Komputer Dengan Sinyal Radio FM

AirHopper

AirHopper

Pada umumnya seorang hacker ketika ingin melakukan serangan biasanya membutuhkan koneksi internet atau Wi-Fi. tetapi sekarang ini sudah berbeda, ada seorang yang bisa melakukan hack tanpa menggunakan koneksi internet atau Wi-Fi.

Peneliti keamanan Cyber Security Labs di Ben Gurion University Israel telah menemukan cara untuk memata-matai komputer pribadi tanpa ada koneksi jaringan internet.

Para peneliti sudah mengembangkan bukti dari konsep malware yang dapat menyusup jaringan tertutup untuk mencuri data dari perangkat yang tidak terhubung ke internet atau koneksi Wi-Fi dengan menggunakan sinyal FM radio dari ponsel .

Peneliti Mordechai Guri, bersama dengan Profesor Yuval Elovici Ben Gurion University, mempresentasikan penelitian pada hari kamis di IEEE konferensi Internasional ke 9 tentang Malicious and Unwanted Software (MALCON 2014) yang digelar di Denver.

Teknologi baru ini dikenal sebagai “AirHopper” pada dasarnya ini adalah aplikasi keylogger untuk melacak apa yang diketik pada komputer atau ponsel.

Teknologi yang disebut AirHopper ini bekerja dengan menggunakan penerima radio FM termasuk ponsel. AirHopper mampu menangkap keystrokes dengan mencegat emisi radio tertentu dari monitor atau layar unit komputer.

Para peneliti kemudian dapat mengambil sinyal FM pada smartphone yang berada di dekatnya dan menerjemahkan sinyal FM ke dalam teks yang diketik.

Teknik ini benar-benar baru, akan tetapi teknik ini memiliki beberapa keterbatasan. Tim mengklaim bahwa tekstual dan informasi biner dapat dikumpulkan dari jarak hingga 7 meter dengan FM bandwidth efektif dari 13-60 bps (byte per second).

Menurut para peneliti, Hal ini sudah cukup bagi hacker untuk bisa mencuri password. Oleh karena itu, dalam upaya untuk mendapatkan data rahasia hacker dapat menginfeksi ponsel seseorang dari staf menggunakan metode AirHopper.

Menurut para peneliti, teknik AirHopper dikembangkan oleh Universitas untuk melindungi dari gangguan yang bisa terjadi di masa yang akan datang.

“Teknik ini dapat digunakan oleh hacker atau organisasi dengan niat jahat dan kami ingin memulai mendiskusikan mengenai bagaimana mengurangi risiko ini.” Kata Dudu Mimran, kepala kantor teknologi dari Cyber Security Labs di Ben Gurion University.

2 comments

  1. Thanks for the sensible critique. Me and my neighbor were just preparing to do some research on this. We got a grab a book from our local library but I think I learned more clear from this post. I am very glad to see such great info being shared freely out there.

  2. Thanks a lot for the post.Really looking forward to read more. Cool.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You might also likeclose
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates