Wednesday , November 22 2017
Home / News / Film Terbaru Sony Pictures Dibocorkan Oleh Hacker #GOP

Film Terbaru Sony Pictures Dibocorkan Oleh Hacker #GOP

Setelah serangan hack yang besar minggu lalu pada jaringan Sony Pictures oleh kelompok hacker yang menyebut diri mereka “#GOP,” atau Guardian Of Peace, beberapa film berkualitas tinggi terbaru studio ini telah mendapatkan pelanggaran privasi situs oleh hacker.

Sony Pictures Entertainment dikabarkan telah memulai menyelidiki link ke Korea Utara, kemungkinan serangan cyber terjadi pekan lalu yang membuat studio internal sistem email menjadi offline, yang hingga kinipun masih offline.

Data Sony Telah Bocor Oleh Hacker #GOP

Sekarang lima screeners film yaitu Annie, Fury, Still Alice, Mr. Turner dan To Write Love on Her Arms telah bocor di situs file sharing torrent, meskipun belum dikonfirmasi bahwa kebocoran dari semua film berasal dari pelanggaran yang sama.

“Masih Alice” yang dibintangi Julianne Moore, Alec Baldwin – US tanggal rilis: Jan 16, 2015
“Mr Turner” dibintangi Timothy Spall. – AS tanggal rilis: 19 Desember 2014
“Annie” yang dibintangi Jamie Foxx dan Cameron Diaz. – AS tanggal rilis: 19 Desember 2014
“Fury” yang dibintangi Brad Pitt – US tanggal rilis: 17 Oktober 2014
” To Write Love on Her Arms ” – US tanggal rilis: Maret 2015

Kecuali Fury, film ini telah dirilis pada bulan Oktober lalu, tetapi empat lainnya film belum tayang di layar lebar, TorrentFreak melaporkan. Sebelumnya diberitakan bahwa kelompok hacker #GOP meretas salah satu server Sony Pictures ‘, yang menyebabkan semua komputer yang digunakan oleh studio menjadi down.

Kebocoran Ini Peringatan Pertama Dari Hacker

Sebuah gambar dengan kata-kata “Hacked by #GOP” mengancam perusahaan dengan daftar tuntutan yang tidak ditentukan dan memperingatkan perusahaan bahwa hacker ini akan merilis data sensitif jika studio film tidak bisa di ajak bekerja sama. Jadi, tampaknya kebocoran film ini adalah peringatan pertama dari hacker kepada sony.

Pekan lalu, Sony Pictures information technology departments telah menginstruksikan staf mereka untuk memutuskan komputer mereka dan perangkat pribadi dari jaringan perusahaan, setelah serangan cyber secara besar-besaran.

Pada hari Jumat, diyakini bahwa staf di perusahaan dipaksa untuk melakukan pekerjaan mereka dengan pena dan kertas dan bahwa hal itu bisa memakan waktu hingga tiga minggu untuk benar-benar keluar dari hacking secara besar-besaran.

Sony Bekerja Sama Dengan Polisi

Sony tidak bisa segera dihubungi untuk memberikan komentar tetapi Variety mengatakan sony bekerja dengan aparat penegak hukum untuk menyelidiki serangan cyber besar-besaran ini. Pencurian konten Sony Pictures Entertainment adalah masalah kriminal, dan kami bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengatasi hal itu,” kata seorang juru bicara Sony dalam sebuah pernyataan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You might also likeclose
Free WordPress Themes - Download High-quality Templates